BERPIKIR JAUH TENTANG BEASISWA

Bagi sebagian kecil orang beasiswa itu ibarat sampah, dimana hanya diperuntukkan bagi kaum kurang mampu. Well itu sebenarnya kurang tepat, dan bisa dikatakan salah. Beasiswa itu sebenarnya berlaku bagi seluruh pelajar dimanapun, entah itu status mereka orang kaya ataupun ekonomi keterbelakangan. Karena beasiswa tidak memandang seberapa miskin kamu, tetapi seberapa hebat kamu.

Sebagian dari kalian pasti ada yang pernah mendapat beasiswa kan? Entah itu berupa uang maupun bantuan sekolah gratis. Semuanya pasti mengerti kenapa beasiswa bisa jadi makanan pokok saar ini. Disamping membantu masyarakat Indonesia, beasiswa juga membantu meningkatkan pendapatan Negara. Hal ini disebabkan karena tingkat kecerdasan rakyat Indonesia akan semakin naik, dan tidak banyak anak yang akan putus sekolah.

Miris juga sih kita sering melihat banyak remaja yang putus sekolah karena beasiswa, entah itu karena perilaku mereka sendiri atau masalah yang lagi-lagi bisa dikatakan UANG. Memang uang menjadi pondasi dalam melakukan hal apapun, entah itu di dunia pendidikan ataupun politik. Karena uanglah semua berjalan, namun bagaimana yang tidak punya uang apakah mereka bisa tetap berjalan?

Well bisa dikatakan Indonesia ini sangat kaya sumber daya manusia, disamping sumber daya alam kita yang melimpah kita masih saja disebut Negara yang miskin. Maka dari itu pemerintah mencanangkan progam beasiswa. Banyak program yang diadakan, ada Program Beasiswa S1 Di Dalam Negeri dan Beasiswa Ke Luar Negeri Untuk Mahasiswa S1 disamping pemerintahan ada juga pihak asing yang ikut serta dalam penyelenggaraan beasiswa di Indonesia. Entah itu dari sekolah yang berada di luar negeri maupun perusahaan swasta. Ini memang mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia.

Namun, kenapa masih ada mahasiswa yang tidak lagi sanggung melanjutkan studi mereka?. Kenapa dari mereka tidak meneruskan studi mereka dengan beasiswa. Jawabannya sebenarnya simple, beasiswa itu yang mengikuti banyak dan untuk mendapatkan beasiswa kita harus mampu bersaing dengan pelajar yang lain. Nilai IPK harus tinggi, maupun keterampilan berbahasa yang lancar. Itu semua menjadi pertimbangan dalam memilah calon beasiswa.

Kuota yang diberikan oleh pihak beasiswa juga tidaklah banyak, mereka juga masih mempunyai kelemahan terutama dalam biaya pemodalan. Tidak banyak yang bisa menyediakan beasiswa hingga menanggung hidup pesertanya. Sebagian dari pihak penyelenggara hanya akan menanggung biaya kuliah pesertanya saja. Tapi apakah mereka tidak rugi??, jawabannya tidak mungkin mereka rugi. Disamping memberikan kemudahan pembiayaan, mereka juga ingin nama perusahaan atau nama merek mereka itu terkenal. Seperti Astra, yang menjadikan peserta beasiswa mereka direkrut menjadi pegawai mereka. Maupun beasiswa lainnya..

Sebenarnya kita itu mampu dalam mengatasi permasalahan ekonomi, namun tak akan mampu melampaui batas kemampuan kita. Jadi bagi kamu yang pernah berpikir bahwa beasiswa itu buruk pikirkanlah baik-baik.

Baca artikel terkait : Beasiswa Kuliah S2 Dalam Negeri